BerandaNewsSelokan di Jepang Airnya Sangat Bersih, Temukan Faktanya

Selokan di Jepang Airnya Sangat Bersih, Temukan Faktanya

Sebagai seorang yang sangat antusias dengan traveling, Jepang adalah salah satu negara yang ingin bangat saya kunjungi. Kita pasti pernah mendengar bahwa, kehidupan di jepang memberikan pengalaman yang berbeda, lingkungan yang bersih, bahkan saluran pembuangan semacam selokan di jepang sangat bersih berbeda sekali dengan Negara kita.

Apakah benar seperti itu? Dari beberapa informasi di media hingga setelah saya menanyakan langsung kepada salah seorang teman saya yang tinggal di Jepang. jawabannya sangat menakjubkan.

Dia memberikan jawaban, bahwa Selokan di Jepang memiliki air yang luar biasa bersih, bahkan sering kali lebih jernih dari pada air minum yang dijual di toko-toko.

Saya merasa terkesan mendengar jawaban tersebut dan penasaran tentang alasan di balik kebersihan air selokan di Jepang. Apakah Anda juga merasa demikian? Mari kita telusuri bersama-sama dan temukan fakta menarik tentang kebersihan air selokan di Jepang serta dampak positifnya bagi masyarakat serta lingkungan sehat di sekitarnya.

Fakta Kenapa Selokan di Jepang Sangat Bersih

Kenapa saluran pembuangan di jepang sangat bersih?

Untuk menjawab pertannyaan tersebut ada beberapa faktor yang mempengaruhi negara jepang tersebut dikenal sebagai negara lingkungan bersih hingga saluran pembuangannya.

Aturan Membuang Sampah yang Ketat

Faktor utama tentu yang kita kenal Jepang memiliki peraturan yang sangat ketat dan wajib untuk di patuhi, maka pemerintah Jepang menerapkan peraturan hygiene dan kesehatan lingkungan yang ketat untuk menjaga kebersihan saluran pembuangan. Setiap rumah tangga dan bisnis diwajibkan membersihkan saluran pembuangan mereka secara teratur.

Undang-undang yang telah digariskan pemerintah Jepang melindungi lingkungan, termasuk pengelolaan air dan limbah, serta memberikan sanksi tegas bagi mereka yang melanggar peraturan. Sanksi ini mencakup denda dan bahkan hukuman penjara bagi pelaku yang melakukan pelanggaran lingkungan.

Di Jepang, melanggar undang-undang lingkungan, termasuk pencemaran air, dapat mengakibatkan sanksi hukum yang ketat. Berdasarkan hasil percakapan saya dengan teman saya di jepang, yang memberitahukan terkait sanksi hukum terhadap pelanggaran lingkungan sebagai berikut.

PelanggaranSanksi
Membuang limbah pada tempat yang tidak semestinyaDenda hingga ¥1.000.000 atau 1 tahun penjara
Mencemari air sungai atau lautDenda hingga ¥10.000.000 atau 10 tahun penjara
Mencemari air bersihDenda hingga ¥30.000.000 atau 3 tahun penjara

Meskipun ada sanksi hukum yang ketat, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kebersihan air selokan di Jepang.

Air Kotor Bekas Tidak Mengalir di Selokan

Umumnya kita di Indonesia mengalirkan air sisa mencuci pakaian dan sisa cuci alat dapur, bahkan masih ada yang mengalirkan langsung air buangan dari toilet langsung ke sungai atau mungkin kalau lebih membuang sampah rumah tangga di sungai.

Di Jepang, UU Persungaian mengatur bahwa air limbah, rumah tangga maupun industri, haram hukumnya dialirkan langsung ke sungai. Air limbah harus diolah dulu atau di bersihkan terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai atau di gunakan kembali dengan aman.

Untuk itu mereka mengembangkan sendiri teknologi tangki pengolah limbah cair, yang mereka sebut johkasou,

Sistem pengelolaan air yang efisien, canggih dan teknologi yang mutakhir untuk memastikan bahwa air limbah diolah dengan baik sebelum dibuang ke selokan.

Dengan mengikuti model pengelolaan air Jepang yang efisien, negara-negara lain dapat bekerja untuk membangun infrastruktur yang berkelanjutan, mengurangi polusi, dan mempromosikan keamanan air untuk generasi mendatang. Mengendalikan dan menggunakan kembali air limbah secara hati-hati adalah langkah sederhana namun berdampak besar yang, jika diterapkan secara bertanggung jawab, akan menghasilkan kemakmuran ekonomi dan lingkungan.

Teknologi Tangki Pengolah Limbah Cair Johkasou

teknologi tangki pengolah limbah cair,
teknologi tangki pengolah limbah cair,

Johkasou secara harfiah berarti tangki pemurni atau tangki penjernih. Johkasou adalah sebuah tangki yang memanfaatkan kemampuan bakteri pengurai untuk membersihkan kotoran dari air buangan toilet, dapur dan mesin cuci. Ketika bakteri-bakteri yang bekerja di dalam johkasou mati, johkasou pun tidak akan bekerja dengan baik. Untuk itu johkasou pun disebut sebagai perangkat pengolah limbah yang “HIDUP”.

Teknologi yang canggih ini menggunakan pompa, filter, dan peralatan canggih lainnya untuk menjaga air limbah tetap bersih saat melewati saluran pembuangan. Sistem kontrol otomatis memantau kualitas air dan PH, serta menambahkan bahan kimia untuk menghilangkan bau sebelum air dibuang.

Penggunaan tangki Johkasou secara luas dan peraturan Jepang yang ketat tentang standar limbah telah membantu menumbuhkan budaya di mana kebersihan dan tanggung jawab lingkungan sangat dihargai. Kombinasi teknologi inovatif dan kesadaran sosial ini telah memungkinkan Jepang mengembangkan salah satu sistem pengolahan air limbah tercanggih di dunia. Tangki Johkasou telah berperan penting dalam membantu Jepang mencapai kesuksesan ini.

Undang-Undang Persungaian Tahun 1964

Undang-undang Obligasi tahun 1964 menetapkan peraturan untuk pembangunan dan pemeliharaan sistem saluran pembuangan di Jepang.

Undang-undang ini menetapkan standar nasional untuk desain, konstruksi, dan pengoperasian saluran pembuangan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Undang-undang yang berisikan tentang peningkatan infrastruktur tentang bagaimana membangun jaringan saluran pembuangan yang modern di Jepang.

Kemudian undang-undang ini juga terkait tentang pemeliharaan lingkungan yang ketat. Peraturan ini mengharuskan inspeksi rutin, pembersihan, perbaikan, dan peningkatan untuk memastikan saluran pembuangan tetap berfungsi penuh.

Hasilnya, sistem saluran pembuangan di Jepang terpelihara dengan sangat baik. Penyumbatan dan kebocoran jarang terjadi, dan pipa saluran pembuangan memiliki umur rata-rata 50-100 tahun karena pemeliharaan rutin dan bahan berkualitas tinggi.

Adanya undang-undang Obligasi Jepang tahun 1964 membuka jalan bagi pengembangan salah satu jaringan saluran pembuangan tercanggih di dunia.

Undang-undang ini telah memberikan dampak positif yang besar terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan di Jepang.

Kita mungkin berpikir bahwa sistem pembuangan limbah Jepang sangat rumit dan mewah. Namun, ada beberapa alasan sederhana di balik kebersihan dan efisiensi sistem ini. Pertama, masyarakat Jepang memiliki budaya kerja keras dan disiplin yang kuat yang memprioritaskan kebersihan dan ketertiban.

Mereka juga sangat peduli dengan lingkungan di sekitar rumah sehingga membuat selokan di Jepang sangat bersih,bahkan salah satu artikel menyebutkan selokan di Jepang terlalu bersih hingga dihuni ikan Koi.

pemerintah Jepang berinvestasi secara signifikan dalam infrastruktur pembuangan limbah yang canggih dan berkualitas tinggi.

Jadi, rahasia di balik kebersihan saluran pembuangan limbah Jepang adalah kombinasi dari budaya, investasi pemerintah, dan teknologi. Mungkin ini bisa menjadi inspirasi bagi negara-negara lain yang ingin meningkatkan sanitasi dan kesehatan lingkungannya.

tentunya kita semua punya harapan atau mimpi besar bahwa suatu hari nanti selokan-selokan di Indonesia juga bisa jernih dan tidak berbau busuk lagi layaknya selokan di Jepang.

Semoga kelak setidaknya 50 tahun lagi selokan Indonesia seperti jepang, karena Jepang pun membutuhkan kira-kira setengah abad untuk membersihkan sungai mereka.

Semoga bermanfaat.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Populer